“Anak Terlalu Lama Main Gadget? Ini Dampak Screen Time Berlebihan pada Kesehatan Anak”
Screen time yang berlebihan pada anak dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental. Ketahui dampak penggunaan gadget berlebihan serta batas waktu yang direkomendasikan oleh para ahli kesehatan.
L Budiyanto, S.T.,
3/12/20262 min read


Screen Time Anak Semakin Meningkat
Penggunaan gadget seperti smartphone, tablet, dan televisi kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak. Namun penggunaan yang berlebihan dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental.
Menurut World Health Organization (WHO), anak-anak di seluruh dunia kini semakin banyak menghabiskan waktu di depan layar dibandingkan melakukan aktivitas fisik atau bermain di luar rumah.
WHO menyebutkan bahwa kurangnya aktivitas fisik dan meningkatnya waktu layar (screen time) menjadi salah satu faktor risiko berbagai masalah kesehatan pada anak.
Apa yang Dimaksud dengan Screen Time?
Screen time adalah jumlah waktu yang dihabiskan seseorang untuk menggunakan perangkat dengan layar, seperti:
smartphone
tablet
televisi
komputer
video game
Penggunaan perangkat ini tidak selalu buruk. Gadget dapat membantu anak belajar dan mengakses informasi. Namun masalah muncul ketika waktu penggunaannya terlalu lama dan tidak terkontrol.
Dampak Screen Time Berlebihan pada Anak
1. Gangguan Kesehatan Mental
Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara penggunaan gadget yang berlebihan dengan meningkatnya risiko kecemasan dan depresi pada anak dan remaja.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh peneliti di Massachusetts Institute of Technology melalui platform arXiv menemukan bahwa screen time yang tinggi berkaitan dengan meningkatnya gejala kecemasan, depresi, serta gangguan perhatian pada anak.
Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa penggunaan gadget yang terlalu lama dapat memengaruhi kesehatan emosional dan kemampuan regulasi emosi pada anak.
Sumber:
https://arxiv.org/abs/2508.10062
2. Risiko Gangguan Perhatian (ADHD)
Screen time yang berlebihan juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada anak.
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Pediatrics, anak yang memiliki waktu layar tinggi memiliki kemungkinan lebih besar mengalami gejala gangguan perhatian dibandingkan anak dengan waktu layar yang lebih sedikit.
3. Gangguan Tidur
Penggunaan gadget terutama sebelum tidur dapat mengganggu kualitas tidur anak.
Menurut American Academy of Pediatrics, cahaya biru dari layar gadget dapat menekan produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang membantu tubuh merasa mengantuk.
Akibatnya anak dapat mengalami:
sulit tidur
waktu tidur lebih pendek
kualitas tidur yang buruk
4. Kurangnya Aktivitas Fisik
Anak yang terlalu lama menggunakan gadget cenderung lebih sedikit bergerak.
Menurut World Health Organization, kurangnya aktivitas fisik pada anak dapat meningkatkan risiko:
obesitas
penyakit jantung di masa depan
gangguan perkembangan fisik
Berapa Lama Screen Time Anak yang Aman?
Para ahli kesehatan telah memberikan rekomendasi mengenai batas waktu penggunaan layar pada anak.
Menurut World Health Organization:
Anak di bawah 2 tahun: sebaiknya tidak menggunakan gadget sama sekali
Usia 2–4 tahun: maksimal sekitar 1 jam per hari
Anak usia sekolah: penggunaan layar perlu dibatasi dan diimbangi aktivitas fisik
Sumber:
WHO Guidelines on Physical Activity, Sedentary Behaviour and Sleep for Children.
Cara Mengurangi Screen Time pada Anak
Orang tua dapat membantu mengontrol penggunaan gadget anak dengan beberapa cara berikut:
1. Membuat Aturan Penggunaan Gadget
Misalnya:
tidak menggunakan gadget saat makan
tidak menggunakan gadget sebelum tidur
2. Mengajak Anak Melakukan Aktivitas Fisik
Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan bersama anak antara lain:
bermain di luar rumah
bersepeda
olahraga ringan
3. Memberikan Contoh yang Baik
Anak sering meniru kebiasaan orang tua. Jika orang tua dapat membatasi penggunaan gadget, anak juga lebih mudah mengikuti.
Kapan Orang Tua Perlu Berkonsultasi dengan Dokter?
Orang tua sebaiknya mempertimbangkan konsultasi dengan tenaga kesehatan jika:
anak sangat sulit lepas dari gadget
anak mengalami gangguan tidur
anak menjadi mudah marah atau cemas saat gadget diambil
aktivitas belajar dan sosial anak mulai terganggu
Evaluasi oleh tenaga medis dapat membantu menentukan apakah anak mengalami masalah terkait penggunaan gadget.
Kesimpulan
Penggunaan gadget pada anak sebenarnya tidak selalu berbahaya, namun screen time yang berlebihan dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental anak.
Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan layar yang terlalu lama dapat berkaitan dengan kecemasan, depresi, gangguan perhatian, serta masalah tidur pada anak.
Karena itu, orang tua perlu membantu anak mengatur penggunaan gadget dan memastikan anak tetap memiliki waktu yang cukup untuk bermain, belajar, dan beraktivitas fisik. Dan jika Anda tetap membutuhkan layanan medis, Denta Medika Premier hadir sebagai solusi layanan kesehatan anda dan si buah hati.
